halo, Assalamualaikum, kali ini yang berbagi cerita bukan shopi tapi abah Shopi, kaget sih ketika buka facebook tiba-tiba abah nulis cerita banyak bgt gini. akhirnya cerita abah ini Shopi share di blog ini. Selamat membaca 😂😂😂
Pengalaman mudik
dan balik dalam rangka lebaran idulfitri.
saya seorang perantau yang bekerja di
salah satu instasi di Purwakarta .tepatnya sebagai guru negeri.sejak tanggal 1
april 1978 s/d 30 desemberber 2014.banyak kenangan ketika mau mudik pulang kampung.sekedar
menemui kedua orang tua dan kerabat2 yag ada di jogja. Pengalaman yag tidak bisa
dilupakan yaitu naik kereta api jurusan stasin balapan turun stasiun tugu jogja
.saya biasa berangkat dari setelah subuh waktu itu masi jalan kaki turun gunung
kira kira satu setengah jam baru nyampai terminal glebeg ( kalau di jogja
andong namanya ) disana baru naik glebeg jurusan pleret.jalan terminal glebeg
ke pleret tidak mulus melainkan masih tanah ada juga yg sudah dipasangi
batu.jadi kalau hujan beceknya apun kalau kemarau debunya ya apun dah kebayang
seperti asap pabrik .belum jalannya brnjul brejul berlubang sehingga kalau
numpak glebeg pasti goyang goyang karnanya jalannya tidak rata.pengalaman nupak
glebeg jempalik juga sudah yaitu di tanjakan cipami citeko.perjalanan terminal
glebeg kira kira 45 menit karna jalana masih berlobang baru sampai terminal
pleret lalu cari sarapan dulu sambil istirahat.setelah itu baru naik kol pikep
jurùsan cikampek.setelah sampai terminal cikampek naik becak jurusan stasiun
cikampek.
Setelah itu langsung beli karcis.waktu itu kereta berangkat jam
11.26. Benar sebelum jam pemberangkatan kreta api sudah datang.saya langsung
naik gerbong.perjuanga naik gerbong kreta api tidaklah mùdah karna berdesak
desakan saling ingin dahuluan diharapkan dapat tempat duduk.ternyata apa tempat
duduk dah habis bahkan tuk jalan saja sudah dipakai duduk ada yg berdiri
disamping tempat duduk ada yg dikolong tempat duduk ada yg di atas gerbong dah
macem macemlah.singkat critanya saya tidak dapat tempat duduk.dapat2 di pintu
dekat WC itupun berdiri sampai stasiun purworejo.baru saya bìsa duduk itupun
bukan dikursi melainkan dijalan.itupun belum nyaman duduk karna masih dipakai
jalan pedagang yg ngamen yang minta minta yg tukang pijat dll.dah kebayang
capeknya naik kreta ekonomi.lebih enak naik kereta api bisnis duduk dikursi dah
AC sambil baca koran.la kalau naik kreta api ekonomi koran dipakai alas duduk.
Wc nya bau belum keringat orang2 banyak dah kebayanglah.belum nanti kalau
kebelet buang air kecil..sebab
wc nya di pakai naruh barang2. .
sebelum jam 01.00 malam kreta sampai jogja.baru dijogja
bisa nafas lega sambil istirahat.sudah hilang capiknya saya naik becak langsung
kerumah dari stasiun jogja mah deukeut kok.sudah sampai rumah ketemu kedua
orang tua saya alangkah bahagiya saya bisa ketemu kedua orang tua saya.lalu
paginnya baru saya menemui kakak2saya.singkat crita aku senang sekali ketemu
kaka2ku dan adik2 ku dirumah.sekarang orang tua saya sudah tdak ada lagì .saya
bisa mendoakan kedua orang tua saya yg telah membesarkan mendidik dll.berharap
ampunilah dosa2 kedua orang saya ya alloh berikan tempat srgamu ya
aloh.demikian pengalaman mudik yg hampir tiap tiap tahun.tentunya sekarang dah
beda lagi.kalau numpak kreta api palìng nyaman aman tempat duduk pasti ada
walaupun itu keteta ekonomi bahkan ber Ac lagi.
Komentar
Posting Komentar